Angkatan 5 GIANT Program

Beasiswa yang saya dapat ini dari pemerintahan Jepang, monbukagakusho.
Tapi bedanya, program beasiswanya yang spesial.
Kalau program biasa, U to U atau G to G, itu kedepannya untuk kuliah aja,
program spesial ini khusus untuk Mahasiswa Asia yang ga hanya untukkuliah master aja tapi ada tambahan kurikulum bahasa Jepang dan etika bisnis Jepang untuk kedepannya (diharapkan) lanjut kerja di perusahaan Jepang.
Dinamakan GIANT Program (Global Initiative on Asian Specialized Nuclear Power Personnel Program).
Karena bukan mau cerita tentang GIANT Program, jadi lebih lengkapnya bisa diliat di website ini.

Saya adalah angkatan ke-5, sekaligus terakhir, dari program ini.
Setelah angkatan saya, udah ga ada lagi penerus program, alias programnya ditutup atau katanya sih dibikin program baru lagi.
Angkatan pertama dari GIANT Program itu hanya 1 orang dari Thailand (Em).
Angkatan kedua, ada 4 orang; dari Indonesia (K’Deby, FI ITB’03), Vietnam (Sang), Mongolia (Togo), dan Kazakhstan (Baha).
Angkatan ketiga, ada 3 orang; dari Indonesia (Kadek, EL ITB’04), Vietnam (Thong), dan Thailand (Wao).
Angkatan keempat, ada 2 orang; dari Mongolia (Agi), dan Thailand (Fon, tapi berhenti selepas kelas behasa).
Angkatan kelima, ada 5 orang; dari Indonesia ada Saya (F I ITB’05), Deden (EL ITB’05), Petrus (Teknik Nuklir UGM’05), dan Vila (Teknik Nuklir UGM’05), lalu terakhir dari Malaysia (Aliya, EL UTM’05).
Entah kenapa angkatan 5 yang terakhir ini banyak dari Indonesia dan baru ambil dari Malaysia (there must be some secret reasons,hmmm) 

Pertama kali ketemu dengan Deden itu ketika wawancara beasiswa di Fisika ITB. Walau kami se-SMA dan se-kampus, tapi saya baru kenal dia ketika wawancara itu.
Lalu ketemu dengan Petrus, yang selanjutnya kami jadi panggil Peto, pertama kali di Kedutaan Jepang waktu urus Visa.
Terakhir ketemu Vila itu di Bandara Soekarno-Hatta. pertama kali ketemu Vila, jutek dan tomboy banget keliatannya. Sama sekali ga ngobrol hanya diem aja,hii..
Taunya pas udah lama kenal dan semakin kesini, malah semakin girly dan heboh juga orangnya.
Lalu ketemu Aliya ketika udah sampai di Narita. Pertama kali kontak dengan Aliya dan liat foto-foto fb dia keliatan sangat jaim dan serius, ternyataaa heboh luar biasa macem bayi manjanya minta ampuunn!

Waktu kemarin abis subuh saya dan Peto antar Aliya ke bus untuk pulang ke Malaysia,
setelah itu Peto ngajak ngopi-ngopi dulu, tapi karena masih pagi belum ada toko atau cafe yang buka,
dan hanya ada McD 24 jam aja, jadinya kami ke McD dulu lah sarapan sambil nunggu agak siangan.
Karena saya ga bisa makan-makanan burger McD, jadi saya pesan roast coffee dan apple pie, sedangkan Peto pesan chicken crispy burger dan cappucino.
Lagi sarapan ini, ngobrollah kami, yang emang biasanya kalau di kampus pun makan siang Peto suka minta ditemenin dan selalu ngobrol ngalor-ngidul.
Ngobrol mengenang dari masa lalu..
Bagaimana awalnya kami yang masih jaim dan keliatan serius,
sampai sekarang eeehh, taunya udah gokil-gokilan bareng aja.
Bagaimana berubahnya masing-masing kami.
Yang dulu itungan banget soal uang, tapi sekarang udah ga mikirin lagi, kadang seenaknya aja ngeluarin uang tanpa mikir.

Ternyata udah 2.5 tahun kami bersama sebagai angkatan terakhir GIANT Program.
Dari segi fisik, semuanya bertambah bulat! ahaha.. kecuali Aliya sih, pas mau nikah dia diet mati-matian.
Dari segi sifat, ada yang semakin kekanakan, ada yang lebih dewasa, ada yang jadi mengasingkan diri, ada yang masih sama suka menolongnya tanpa pamrih.. tapi hampir semuanya berubah.
Well, pasti suatu hari akan merindukan mereka, terutama yang suka kumpul bareng.
Masak bareng, makan bareng, jalan-jalan bareng, belajar bahasa bareng, ngeluh bareng, marah-marah bareng, ketawa bareng.
Mungkin bakalan paling kangen ama Peto kali ya..
Soalnya dia sering maksa ditemenin makan siang di kantin, udah gitu paling suka curhat-curhatan, saya juga sering banget nyusahin minta tolong ini itu sama dia, sampe terakhir pun dia yang nolongin angkut koper-koper sampai bus dan minjem uang, ahaha.

Sekarang setelah lulus, masing-masing punya jalannya sendiri.
Peto keterima di Toshiba Plant System, Yokohama, mulai kerja April tahun depan.
Vila keterima di Hitachi, Osaka, mulai kerja April tahun depan juga.
Deden keterima di Toshiba (main office), Tokyo, mulai kerja Oktober tahun ini.
Aliya keterima di Panasonic Network System, Malaysia, tapi sebenernya ga akan dia ambil karena dia terikat kontrak jadi dosen di Universitas dia (tapi sampai saat ini orang program ga ada yang tau doong).
lalu saya… inginnya sih keterima jadi menantu salah satu keluarga gitu yaah #eaaaaa ahaha, tapi alhamdulillah keterima di Panasonic Lighting Indonesia (PESLID) dan entah kapan mulai kerja karena menunggu saya sampai di Indonesia dulu.

Berpisahlah kami semua…
Tapi berjanji untuk reunian 5 tahun lagi di Sidney, Australia.
Semoga ada rezekinya.
Dan penasaran.. akan seperti apakah kami 5 tahun dari sekarang..

Bagaimana pun, bisa bertemu mereka semua ada rezeki yang tak ternilai.
Mereka mengajarkan saya banyaaakk sekali hal.
Walau berbeda agama tapi saling menghormati, walau berbeda sifat tapi saling memahami, walau berbeda tujuan hidup tapi saling menyemangati.
皆、元気だね..
大変お世話になった。ありがとう〜

Petugas Listrik

Hari ini ada petugas listrik dateng ke apato untuk ngecek terakhir pemakaian bulan ini, sekalian tutup rekening juga.
Karena Rekening bulan kemarin juga belum bayar, disekaligusin sama bulan ini.
Petugasnya bilang kalo bisa pake uang pas karena lagi ga ada kembalian.
Pas diitung2 itu, bayar tagihan 2 bulan ini ¥9988, tanggung banget yak sisa ¥12.
Saya kasih aja ¥10000, trus bilang sisanya gapapa ga usah dikembaliin.
Dan petugasnya bilang “Dame !Dame! Dame!” (Ga boleh! Ga boleh!)
Akhirnya dia balik ke mobil dan nyari recehan, dikembaliin lah itu ¥12 dengan ¥1 semua.

Ya Allah…. Bahkan terakhir kali pun, bikin saya terpesona lagi dengan betapa profesional dan memegang amanahnya orang2 Jepang..
Bikin tambah berat ninggalin negara ini.. Huhuhu.

It’s international book week. The rules: Grab the closest book to you, turn to page 52, post the 5th sentence as your status. Don’t mention the title. Copy the rules as part of your status.

“… lindungilah kami dari azab neraka.”

Skytree #japan vs Namsan Tower #korea which one? (Taken with Instagram)

Skytree #japan vs Namsan Tower #korea which one? (Taken with Instagram)

GTO 2012

Lagi nonton jdrama baru judulnya Great Teacher Onizuka (GTO) 2012.
Sebenernya ini jdrama GTO sebelumnya pernah ada tapi jadul banget.
Sekarang yang versi terbaru tahun 2012.
Ceritanya masih mirip, tentang seorang guru preman yang berusaha mendekati para siswanya dengan cara unik untuk bisa jadi teman.

Genre cerita sekolahan guru-murid seperti ini udah banyak dibikin jdrama.
Misal selain GTO ada Gokusen, dragon zakura, dan lainnya (lupa judul2nya,ehehe).

Drama-drama yang dibuat di Jepang, kebanyakan bukan fiksi semata.
Tapi hasil dari survey dan pengkajian mendalam tentang keadaan sosial masyarakat Jepang.
Mungkin aja dengan banyaknya tipe drama yang bercerita tentang keadaan siswa-siswa sekolah disini yang kurang bersosialisasi dengan teman, keadaan dengan keluarga yang kurang harmonis, dan hubungannya dengan para guru yang kaku sebatas di kelas saat mengajar, nunjukkin keadaan sebenarnya para siswa Jepang.
Dan dari drama itu selalu ditekankan pentingnya punya teman, arti dari sahabat, menggapai cita-cita sesuai keinginan, dan fungsi penting seorang pengajar (yang bukan hanya mengajar, tapi juga harus care dan jadi teman dengan para siswanya).

Setiap lihat jdrama tentang sekolahan gini, suka kepengen jadi guru :D

Nyampe Jepang ada sms dari sensei nanya hasil JLPT N2 (😓atulaah), Jadi pulang apato langsung nyari pengumumannya. Dagdigdug.. Alhamdulillah, lulus✨🎉this is for you, Ikeda Sensei… (Taken with Instagram at ロイヤルハイツ真田201号室)

Nyampe Jepang ada sms dari sensei nanya hasil JLPT N2 (😓atulaah), Jadi pulang apato langsung nyari pengumumannya. Dagdigdug.. Alhamdulillah, lulus✨🎉this is for you, Ikeda Sensei… (Taken with Instagram at ロイヤルハイツ真田201号室)

Hyangwonjeong; Pavilion of far-reaching fragrant. A Pavilion at the back of Gyeongbokgung palace, but when I and @aikinlucky first saw it, we called it “a secret garden for a lover”😍😄 #korea #palace (Taken with Instagram at Gyeongbokgung Palace, Seoul)

Hyangwonjeong; Pavilion of far-reaching fragrant. A Pavilion at the back of Gyeongbokgung palace, but when I and @aikinlucky first saw it, we called it “a secret garden for a lover”😍😄 #korea #palace (Taken with Instagram at Gyeongbokgung Palace, Seoul)

wiiiiwww!

(Source: iraffiruse)

When two friends become lovers, that’s ordinary. When two ex-lovers become friends, that’s maturity.
#ihatequotes
Good Monday Morning☀#sunrise (Taken with Instagram at 平塚市真田)

Good Monday Morning☀#sunrise (Taken with Instagram at 平塚市真田)